Home / BERANDA / Satu Bulan, Polres Pati Berhasil Ungkap 16 Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan

Satu Bulan, Polres Pati Berhasil Ungkap 16 Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan

Tribratanews.pati.jateng.polri.go.id, Pati – Dalam kurung waktu satu bulan, Polres Pati ungkap kasus 16 kasus penganiayaan dengan mengamankan 16 orang dari 41 tersangka, sedangkan palaku lainya masih dalam pengejaran petugas.

Hal itu disampaikan Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun, SIK kepada wartawan saat jumpa pers di Halaman Polres Pati, Kamis, (09/01/2020), siang.

Menurutnya, 98 % kasus itu terjadi akibat dari pengaruh minuman keras yang mereka konsumsi sebelum melakukan tindak pidana.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, tindak kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku 98 % terdampak dari minuman keras,” jelas Kapolres.

Disinggung soal dugaan kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Tendas Kecamatan Tayu, Dia mengungkapkan, bahwa pelaku pengeroyokan ada 5 orang, namun yang berhasil diamankan oleh petugas baru 1 orang, sedangkan pelaku yang lain masih dalam kejaran petugas dan semua pelaku masih ada hubungan saudara.

“Total tersangka pelaku penganiayaan sejumlah 5 orang, yang satu orang sudah ditangkap dan yang 4 orang masih dalam daftar pencarian orang,” lanjutnya.

Untuk korban pengaiyaan di Desa Tendas ada 5 orang, 1 orang diantara korban luka serius sampai hari ini masih mendapatkan perawatan medis.

Tentang pidana yang di kenakan kepada para tersangka, terang Kapolres Pati, mereka akan dijerat dengan KUHP Pasal 351 dan Pasal 170 tentang penganiayaan.

“Mereka melanggar KUHP Pasal 351 dan Pasal 170 tentang penganiayaan,” pungkasnya.

(Humas Res Pati)

About HUMAS POLRES PATI

Kunjungi Akun Media Sosial Humas Polres Pati

Check Also

Polsek Margoyoso Datangi TKP Penemuan Mayat Lelaki di Desa Ngemplak Kidul

Polres Pati – Tribratanews.jateng.polri.go.id, Warga Desa Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso Pati digemparkan dengan Penemuan Mayat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *