Patroli PPKM Sasaran Peziarah di Pati Selatan, Tim Satgas Temukan Hal ini

Polres Pati – Tribratanews.jateng.polri.go.id, Polres Pati bersama Forkopimda dan Komisi D DPRD Kabupaten Pati serta tim Satgas Penanganan Covid – 19, melakukan patroli Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Pati selatan, Rabu malam, 09 Juni 2021.

Patroli ini dilakukan menindaklanjuti dikeluarkannya Surat Edaran Bupati Pati tentang Pengaturan Ziarah ke Makam Cagar Budaya di Kabupaten Pati.

Selain itu, patroli maupun dikeluarkannya surat edaran tersebut merupakan langkah pemerintah daerah terhadap meningkatnya kasus Covid-19 di Bumi Mina Tani. Atas kondisi ini, Kabupaten Pati menjadi pantauan oleh pemerintah pusat.

Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB guna mengecek penanganan Covid – 19 di Kabupaten Pati.

Dua makam cagar budaya menjadi lokasi yang dikunjungi Satgas guna memantau kepatuhan pengelolanya, yakni Makam Syekh Djangkung di Dukuh Landoh, Desa/Kecamatan Kayen dan Makam Nyai Ageng Ngerang di Dukuh Ngerang, Desa/Kecamatan Tambakromo.

Di dalam surat edaran yang dikeluarkannya tersebut, terdapat ketentuan yang harus ditaati pengelola makam cagar budaya.

“Para camat, kepala desa, dan yayasan pengelola makam diminta melarang pengunjung yang datang dari luar kota untuk datang berziarah. Adapun peziarah dari wilayah Pati dibatasi dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Bupati.

Pihaknya pun menyayangkan atas kunjungan peziarah dari luar daerah dengan membawa sejumlah bus. Sehingga, pihaknya pun menegaskan bahwa peziarah dari luar daerah untuk sementara ditolak. Dan dalam beberapa hari akan dilakukan sterilisasi di lingkungan makam.

Setelah keadaan membaik, pengunjung dari luar kota kembali diperbolehkan berziarah, dengan syarat menjaga protokol kesehatan.

“Selama ini bertahun – tahun kan peziarah bebas berkunjung kesini. Tapi karena kondisinya pandemi, ya mohon untuk dipatuhi. Kita kan tidak tahu warga dari luar yang datang kesini sehat atau tidak,” sambungnya.

Di Makam Syekh Djangkung, terpasang pengumuman tertulis di pintu masuk, bahwa kompleks makam ditutup sementara sampai 14 Juni 2021. Namun demikian, Haryanto menyempatkan diri untuk memberi imbauan pada pengelola.

“Memang hidup-mati itu ketentuan Allah. Tapi kita wajib ikhtiar,” kata Haryanto mengajak pengelola makam membatasi diri demi menghindari penularan Covid-19.

Pihaknya lalu menyerahkan sejumlah masker pada pengelola makam dan mengamanahkan agar masker tersebut diberikan pada pengunjung.

(Humas Res Pati)

HUMAS POLRES PATI

Kunjungi Akun Media Sosial Humas Polres Pati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *